Preferensi Petani Terhadap Pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) di Desa Kelindang Kabupaten Bengkulu Tengah
Keywords:
preferensi, MOL, bonggol pisang, tapai ubi kayuAbstract
Mikro organisme lokal (MOL) berpotensi dikembangkan karena bahan bakunya tersedia tersedia untuk mendukung pengolahan bahan organik menjadi pupuk organik cair atau padat (kompos). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi petani terhadap dua bahan baku pembuatan MOL yaitu MOL yang diproduksi dari bonggol pisang dan MOL dari tapai ubi kayu. Penelitian dilakukan di Desa Kelindang, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah pada bulan Januari 2022. Data yang dikumpulkan adalah preferensi petani terhadap kedua jenis MOL dan alasan yang mendasarinya. Data yang diperoleh dianalisis dengan Chi-Square dengan menggunakan software SPSS-16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani lebih menyukai pembuatan MOL dari bahan baku bonggol pisang yaitu sebesar 86% dibandingkan dengan bahan baku MOL dari tapai ubi kayu sebesar 14%. Secara statistik perbedaan preferensi tersebut berbeda nyata. Petani lebih menyukai bahan baku MOL yang berasal dari bonggol pisang daripada tapai ubi kayu karena bonggol ubi kayu mudah diperoleh di sekitar lingkungan petani.
Downloads
Published
Versions
- 2023-02-20 (4)
- 2022-03-29 (3)
- 2022-03-28 (2)
- 2022-03-28 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Wawan Eka Putra, Joko Santoso, Emlan Fauzi, Jhon Firison, Miswarti, Afrizon, Yahumri, Andi Ishak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




_1.png)



