PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN MASYARAKAT DESA BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.58328/jm.v5i1.483Keywords:
Usaha Peternakan, Sumberdaya Lokal, PendapatanAbstract
Usaha peternakan rakyat merupakan salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan apabila dikelola secara produktif dan berkelanjutan. Namun, usaha peternakan di Desa Air Satan, Kabupaten Musi Rawas, masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya produktivitas ternak, belum optimalnya pemanfaatan sumber daya lokal, keterbatasan penerapan teknologi tepat guna, serta lemahnya manajemen usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas peternak dalam mengembangkan usaha peternakan berbasis sumber daya lokal sebagai sumber pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Materi yang diberikan mencakup manajemen budidaya ternak, pengolahan pakan berbasis limbah pertanian, kesehatan ternak, manajemen usaha, dan penguatan kelembagaan kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam penerapan teknik budidaya yang lebih baik, pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan alternatif melalui fermentasi, penerapan teknologi tepat guna, serta pencatatan usaha secara sederhana. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran peternak terhadap pentingnya kesehatan ternak, efisiensi biaya produksi, dan penguatan kerja sama kelompok dalam pemasaran hasil ternak. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas peternak dan mendukung pengembangan usaha peternakan yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. Keberhasilan program menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis potensi sumber daya lokal dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Musi Rawas. (2024). Kabupaten Musi Rawas dalam angka 2024. Muara Beliti: BPS Kabupaten Musi Rawas.
Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90003-5
Devendra, C., & Thomas, D. (2002). Smallholder farming systems in Asia. Agricultural Systems, 71(1–2), 17–25. https://doi.org/10.1016/S0308-521X(01)00033-6
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Outlook komoditas peternakan 2023.
Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian RI.
Mubaroq, H., Sari, R. N., & Pratama, A. R. (2025). Pengembangan potensi lokal budidaya peternakan kambing melalui BUMDes sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat desa. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 112–120.
Ramadhan, B. K. B., Nugroho, T., & Lestari, D. (2024). Pengembangan usaha ternak sapi potong rakyat berbasis sumber daya lokal untuk meningkatkan pendapatan peternak. Jurnal Wahana Peternakan, 8(2), 85–94.
Saptana, & Ashari. (2016). Pembangunan pertanian berbasis kawasan untuk mendukung ketahanan pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(2), 103–123. https://doi.org/10.21082/fae.v34n2.2016.103-123
Soeharsono. (2010). Pembangunan peternakan dan peranannya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bogor: IPB Press.
Setiawan, B. D., & Adlan, Z. U. (2023). Keunggulan komparatif kerbau rawa berbasis kearifan lokal di Kabupaten Musi Rawas Utara. Journal of Livestock and Animal Health, 2(1), 14–22.
Downloads
Published
Versions
- 2026-05-31 (2)
- 2026-05-31 (1)


_1.png)






