JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI (JPS) ISSN: 2089-4791 https://www.ejurnal.unmura.org/index.php/peternakansilampari <p><strong><img src="https://ejurnal.unmura.ac.id/public/site/images/adminpeternakan123/uqqqntitled-1-copy.png" /></strong></p> <p><strong>JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI</strong> merupakan jurnal nasional yang diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas. Jurnal Peternakan Silampari berstandar nasional: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1323751026" target="_blank" rel="noopener">2089-4791</a> (cetak) dan 0000-0000 (media Online)</p> <p><strong>JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI</strong> menerbitkan artikel ilmiah berdasarkan <em>peer-review double blind </em>yang bertujuan untuk menyebarluaskan semua informasi yang berkontribusi pada pemahaman dan pengembangan peternakan. JPS menerbitkan artikel penelitian asli, artikel telaah pustaka, kasus lapangan, gagasan asli atau artikel ilmiah lainnya.</p> <p><strong>JURNAL PETERNAKAN SILAMPARI,</strong> mempublikasikan hasil penelitian pada bidang-bidang Ilmu Peternakan, Nutrisi dan Makanan Ternak, Sosial Ekonomi Peternakan, Produksi Peternakan, Teknologi Hasil Peternakan, Agribisnis Peternakan dan Pembangunan Peternakan, Lingkungan Peternakan.</p> en-US peternakansilampari@gmail.com (SYINTIA DWI AGUSTINA, S.Pt., M.Pt.) bagusdimassetiawan@gmail.com (BAGUS DIMAS SETIAWAN, S.Pt., M.Pt., LSP) Wed, 31 Dec 2025 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PEMBERIAN JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN POPULASI CACING TANAH African Night Crawler (ANC) https://www.ejurnal.unmura.org/index.php/peternakansilampari/article/view/394 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan populasi cacing tanah <em>African Night Crawler</em> (<em>ANC</em>). Penelitian dilakukan pada bulan Desember hingga Februari 2025 di Kelurahan B. Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan lima perlakuan dan lima ulangan, masing-masing menggunakan 10 ekor cacing <em>African Night Crawler</em> (ANC) . Perlakuan terdiri dari: P1 (kotoran sapi + tanah humus), P2 (kotoran kambing + tanah humus), P3 (ampas tahu + tanah humus), P4 (limbah sayur kubis + tanah humus), dan P5 (kotoran ayam petelur + tanah humus). Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot badan, bobot akhir, panjang cacing, dan pertambahan populasi.Berdasarkan hasil penelitian terhadap berbagai jenis pakan cacing African Night Crawler&nbsp; menunjukan berpengaruh tidak nyata pada semua parameter. Perlakuan yang paling baik adalah perlakuan P1 dengan rata-rata 4,40 yaitu pemberian pakan limbah kotoran sapi menunjukan yang nilai terbaik pada pertambahan populasi.</p> Habib August Istami, Judo Laksono, Sadjadi Copyright (c) 2025 Habib August Istami, Judo Laksono, Sadjadi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://www.ejurnal.unmura.org/index.php/peternakansilampari/article/view/394 Thu, 15 Jan 2026 00:00:00 +0000 EFEK SUPLEMENTASI SELENIUM (Se) DAN ZINK (Zn) TERHADAP FISIOLOGI DAN PRODUKSI SUSU PADA SAPI PERAH : REVIEW https://www.ejurnal.unmura.org/index.php/peternakansilampari/article/view/465 <p>Susu merupakan bahan pangan hewani yang memiliki kandungan gizi lengkap dan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi manusia. Sapi perah menjadi sumber utama penghasil susu, di mana produktivitas dan kualitas susu sangat dipengaruhi oleh faktor genetik, manajemen pemeliharaan, serta status nutrisi, khususnya ketersediaan mineral esensial. Selenium (Se) dan zinc (Zn) merupakan mineral mikro penting yang berfungsi sebagai komponen utama enzim antioksidan, menjaga keseimbangan redoks tubuh, dan memperkuat sistem imun. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efek suplementasi Se dan Zn terhadap fisiologi dan produksi susu pada sapi perah. Kajian dilakukan melalui pendekatan studi pustaka menggunakan 20 artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan antara tahun 2016–2025. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa suplementasi Se dan Zn, baik dalam bentuk organik maupun anorganik, tidak secara signifikan meningkatkan volume produksi susu karena tidak memengaruhi konsumsi bahan kering (DMI). Namun, kedua mineral ini berperan penting dalam menjaga kesehatan ambing, meningkatkan kapasitas antioksidan, serta memperbaiki komposisi susu. Se sebagai komponen enzim glutathione peroxidase (GSH-Px) mampu menurunkan jumlah sel somatik (SCC) dan stres oksidatif, sedangkan Zn berperan dalam sintesis protein, pembentukan keratin, dan menjaga integritas jaringan ambing. Kombinasi Se dan Zn menunjukkan efek sinergis dalam memperkuat sistem imun dan menekan inflamasi selama laktasi. Kekurangan kedua mineral ini dapat menyebabkan stres oksidatif, penurunan imunitas, serta gangguan metabolik. Dengan demikian, suplementasi Se dan Zn secara teratur menjadi strategi nutrisi penting untuk mempertahankan kesehatan ambing dan kualitas susu pada sapi perah.</p> Naila Sholihatun Nisa, Muhammad Izharudin, Firmansyah, Kevin Arrasyid, Muhammad Rayhan F, Ainun Nafisah, Ulfa Nurrofingah Copyright (c) 2025 Naila Sholihatun Nisa, Muhammad Izharudin, Firmansyah, Kevin Arrasyid, Muhammad Rayhan F, Ainun Nafisah, Ulfa Nurrofingah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://www.ejurnal.unmura.org/index.php/peternakansilampari/article/view/465 Wed, 31 Dec 2025 00:00:00 +0000