KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI CABAI MERAH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usahatani dan sensitivitas usahatani cabai merah di Kecamatan Singkut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Kriteria kelayakan usaha yang digunakan yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net B/C Ratio (Net B/C Ratio), dan Payback Period (PP). Dengan menggunakn tingkat faktor diskonto 12% dan diperkirakan selama 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bawah nilai NPV dengan Discount Factor (DF) 12% sebesar Rp 1.579.119.046 berarti layak untuk dilaksanakan, dilihat dari IRR usahatani cabai merah sebesar 63 % hal ini menunjukkan lebih besar jika dibandingkan dengan suku bunga yang berlaku yaitu sebesar 12 % pertahun maka usahatani cabai merah layak untuk dilaksanakan. Sedangkan nilai Net B/C Ratio usahatani cabai merah sebesar 4 hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp 1 biaya yang dikeluarkan untuk usahatani tersebut akan memberikan manfaat yang nilainya sebesar Rp. 4. Selanjutnya untuk PP pada usahatani cabai merah diperoleh nilai 2 hal ini menunjukkan bahwa jangka waktu pengembalian investasi yang dikeluarkan akan kembali setelah 2 tahun menjalankan usahatani tersebut dan layak untuk dijalankan. Hasil Sensitivitas menunjukkan bahwa usahatani cabai merah di Kecamatan Singkut sensitif atau tidak layak untuk dilaksanakan jika terjadi penurunan harga jual cabai merah sebesar 25%.
Keywords : Kelayakan, Sensitivitas, Finansial, Cabai Merah.
Downloads
Published
Versions
- 2024-12-30 (3)
- 2024-12-30 (2)
- 2024-12-30 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rizky Ahdila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




_1.png)



