PERENCANAAN PEMANFAATAN POTENSI AIR HUJAN DENGAN MENGGUNAKAN CISTERN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR BERSIH SKALA DESA
Keywords:
Pemanfaatan PAH, Kebutuhan air, Ketersediaan air, Cistern, RABAbstract
Kebutuhan air yang semakin meningkat karena populasi manusia yang semakin banyak sedangkan sumber air yang sedikit karena kurangnya daerah tangkapan air Optimalisasi penggunaan air dan daerah sumber tangkapan air perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian air tersebut. Lokasi penelitian yang berada di daerah desa lubuk rumbai yang ketika musim kemarau tiba kesulitan air bersih. Hal ini dikarenakan tidak adanya jaringan PDAM yang bisa digunakan masyarakat, maka dengan menampung air hujan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih. Potensi air hujan yang dapat digunakan sebagai air bersih didesa Lubuk Rumbai untuk skala desa menurut 3 stasiun perhitungan curah hujan dari tahun 2013 sampai dengan 2022 memiliki curah hujan rata-rata pertahun yaitu 3442,1 mm/tahun. Hujan andalan dengan peluang terjadinya hujan 80% yaitu sebesar 170,25 mm/bulan dengan ketersediaan air rerata per bulan didusun 1 299396 m3/tahun, dusun 2 353729 m3/tahun, dusun 3 183373 m3/tahun. Kebutuhan air untuk skala desa didesa lubuk rumbai pada dusun 1 8081,1 m3/tahun, dusun 2 9920,7 m3/tahun, dusun 3 4971 m3/tahun.Instalasi penampungan air hujan yang digunakan sebagai alat pemanen air hujan adalah menggunakan beton bertulang dengan penempatan yang sesuai yaitu pada atas permukaan tanah dengan ukuran dimensi pada dusun 1 23 x 23 x 8, dusun 2 25 x 25 x 8, dusun 3 18 x 18 x 8. Media Instalasi filter (pemurni air) yang digunakan yaitu drum plastik, batu ziolite,dan batu krikil. Untuk biaya instalasi penampungan air hujan pada dusun 1 yaitu sebesar Rp.548.493.000, dusun 2 Rp.598.596.000, dusun 3 Rp.429.869.000.
Downloads
Published
Versions
- 2023-03-30 (2)
- 2024-07-24 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Anna Emiliawati, Ferdi Marliansya, Okma Yendri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








