PENGARUH PEMANFAATAN ABU FIBER LIMBAH KELAPA SAWIT SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN ASPALT CONCRETE – WEARING COURSE (AC – WC)

Authors

  • Alparo Misba Putra alparo misba putra
  • Okma Yendri Universitas Musi Rawas
  • Addy Sumarsono

Keywords:

Kata Kunci : Asphalt Concrete – Wearing Course (AC – WC) abu fiber limbah kelapa sawit, Kadar Aspal Optimum (KAO)

Abstract

Karena ketersediaan tandan kosong serat (fiber) atau tandan buah kosong (TBK) yang ada dibeberapa
Kecamatan Musi Rawas Utara salah satunya di PT. Dendi Marker cukup melimpah yaitu per 11
febuari 2024 sebanyak 577.467 kg sehingga perlu pengolahan supaya tidak menimbulkan masalah
lingkungan seperti pencemaran udara seperti mengeluarkan bau menyengat ketika tandan buah kosong
basah atau lembab. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahui karakteristik campuran AC – WC dan
agregat setelah dicampurkan dengan limbah abu fiber kelapa sawit sebagai bahan pengisi (filler) dan
Mengetahui Kadar aspal optimum pada campuran campuran AC – WC dengan bahan pengisi filler abu
fiber kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental terhadap
jumlah sampel yang akan diuji untuk mencari kadar aspal optimum (KAO) dengan bahan tambah abu
fiber limbah kelapa sawit. Untuk penggunaan abu fiber berdampak meingkatnya nilai VFB pada
variasi 1,5% dan 2,00%. Nilai VFB sudah memenuhi persyaratan minimal 65%. Penggunaan abu fiber
juga mengakibatkan nilai stabilitas Marshall meningkat dari KAO pada variasi 0,50%,1,00%, 1,50%
dan 2,00%. Penggunaan abu fiber limbah kelapa sawit juga mengakibatkan nilai stabilitas Marshall
meningkat dari KAO pada variasi 0%; 0,50%; 1,00%; 1,50% dan 2,00%. Sedangkan pada nilai
kelelehan (flow) cenderung memiliki nilai penaikan nilai flow sudah memenuhi persyaratan minimal 2
mm. Sedangkan Nilai kelenturan (MQ) nilai pada variasi campuran abu fiber limbah kelapa sawit
0,50%, menurun dari KAO dan pada angka variasi 1,00%, 1,50% dan 2,00% ada peningkatan cukup
signifikan. Kadar aspal optimum (KAO) sebesar 5,70%. penggunaan abu fiber limbah kelapa sawit
terhadap campuran aspal beton lapis AC-WC menggunakan kadar aspal optimum (KAO) 5,70%
dengan masing-masing variasi campuran abu fiber 0,50% 1,00%, 1,50% dan 2,00% dari total berat
campuran aspal beton lapis AC-WC, Hasil pengujian Rancangan Campuran Laston Asphalt Concrete -
Wearing course.

Downloads

Published

2024-03-27

How to Cite

Alparo Misba Putra, Okma Yendri, & Addy Sumarsono. (2024). PENGARUH PEMANFAATAN ABU FIBER LIMBAH KELAPA SAWIT SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN ASPALT CONCRETE – WEARING COURSE (AC – WC). Jurnal Sipil Dan Perencanaan, 2(1), 1–8. Retrieved from https://www.ejurnal.unmura.org/index.php/jsp/article/view/249

Issue

Section

##section.default.title##

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2